Pelantikan Pengurus HISAMI Pusat Periode 2019-2022



Pelantikan Pengurus HISAMI Pusat Periode 2019-2022

Tidak terlepas dari peraturan yang tertera dan telah ditetapkan pada ADART (anggaran dasar dan anggaran rumah tangga) Hisami, organisasi hisami mempunyai kesepakatan bersama untuk melaksanakan pergantian pengurus harian pusat pada tiap periodenya,  dalam hal ini,  satuan organ hisami bersepakat untuk periode kepengurusan hisami dibatasi hingga tiga tahun sekali, artinya setiap tiga tahun sekali tersebut,  hisami membentuk kembali kepengurusan baru. Yang toh pada akhirnya pengurus hisami bisa saja orangnya itu-itu saja. Namun inti dan tujuan dari pada pergantian ini adalah,  untuk memberikan penyegaran dan kesegaran,  juga mencari ide-ide baru kedepan,  dan menumbuhkan rasa tanggung jawab pada setiap individu alumni,  demi mantap dan mapannya sebuah organisasi di masa yang akan datang.









Cara melakukan pemilihan 




Setelah semua anggota sepakat melalui musyawarah untuk melaksanakan pergantian pengurus,  maka tindakan selanjutnya adalah,  mengadakan pemilihan ketua dan wakil ketua organisasi,  dalam hal ini kebetulan dengan memakai cara formatur,  yaitu diangkatnya ketua dan anggota formatur minimal 5 orang,  yang tugasnya adalah menetapkan siapa yang harus jadi ketua dan wakil ketua organisasi, dan pada hari selasa tanggal 26 maret 2019, terpilihlah seorang ketua hisami baru,  yang sebelumnya di pegang oleh gurunda KH.  Aceng Shobirin,  kini terpilih KH.  Undang Banani sah sebagai ketua hisami baru,  untuk masa hidmat 2019 sampai 2022.




Siapa KH. Undang Banani




KH. Undang Banani adalah merupakan salahsatu putra almarhum almagfurlah pendiri pesantren miftahul khoer atau adik kandung dari pimpinan umum pesantren,  KH. Miftah Faried,  beliau besar dilingkungan pesantren, yang sehari-hari terbiasa hidup dengan nuansa agama, beliau hidup apa adanya,  tidak pernah merengek oleh keadaan waktu itu, banting tulang beliau pernah,  ikut sang kakak berjualan dipasar juga pernah,  beliau banyak merasakan pahit manisnya kehidupan di bawah tekanan ekonomi,  namun dengan tekad dan keyakinan kuat akhirnya beliau menjadi seseorang yang merupakan kebanggaan orang tua.



Dan sekitar tahun delapan puluhan,  beliau menimba ilmu di pesantren miftahul huda manonjaya (KH. Khoer Affandi), dan pada waktunya tiba,  beliau di nikahkan dengan seorang gadis desa,  maka dari saat itulah beliau menetap di pesantren miftahul khoer sebagai dewan pimpinan sekaligus pengajar tetap di pesantren tersebut.



Setelah beliau terpilih secara formatur menjadi ketua umum hisami,  maka tugas beliau adalah,  melanjutkan kinerja organisasi yang sebelumnya di ketuai oleh KH. Aceng Shobirin, dan lebih memajukan serta memperjuangkan hisami agar lebih baik dimasa yang akan datang.




Pembahasan Job Kerja Pengurus




Sebelum lebih lanjut ke tahap pelantikan,  maka di perlukannya job kerja bagi seluruh pengurus hisami, dan alhamdulillah pada hari selasa tanggal 30 juli 2019 terbitlah job kerja pengurus,  yang sekaligus dibahas secara internal pengurus, dan sah menjadi rujukan kerja setiap pengurus teras dan seksi yang sudah di tetapkan.



Pelantikan pengurus hisami baru dilakukan seksama pada hari itu juga, dengan antusias anggota alumni laki-laki maupun perempuan,  yang menyempatkan diri hadir pada momen sepesial tersebut,  dan KH. Miftah Faried sebagai pimpinan pesantren yang sah untuk melantik ketua dan pengurus yang lain.



Sesaat sebelum pelantikan dimulai,  pimpinan pesantren menegaskan, bahwa pengurus baru hisami harus berusaha sekuat tenaga, meluangkan waktu, menguras tenaga dan keringat, untuk bekerja keras memajukan hisami, dan dijadikan wasilahuntuk ibadah serta meraih rido alloh SWT. Pimpinan juga menegaskan untuk ikhlas berjanji dan bersumpah setia pada  tata tertib yang telah ditetapkan. Akhirnya do'a kita, usaha kita, sebagai bentuk pengabdian, dan kehendak alloh yang membuktikannya.



Sekian dulu artikel ini saya suguhkan, semoga menjadi ladang amal yang baik,  serta bermanfaat bagi semua. Dan apabila sekiranya artikel ini ada manfaatnya, silahkan share sebanyak banyaknya,  dan jangan lupa isi dulu buku tamu di samping kanan dari artikel ini. 

Posting Komentar

0 Komentar

Geliat Pesantren Terpencil di Indonesia 2026