About Me



Saya adalah orang biasa, yang lahir dari orang tua yang biasa pula, tidak ada yang lebih dari saya, apalagi harus dibilang bahwa saya adalah orang keren, terpandang, layaknya orang-orang diluar sana, tidak, saya tidak ada apa-apanya.


Lalu mengapa saya bisa disini, menjadi admin website ini? padahal saya ini kan orang biasa? tidak terlalu rumit untuk saya kemukakan semua itu, saya hanya sekedar alumni kecil yang bertempat di sebuah desa yang amat kecil, jauh dari keramaiaan, namun lumayan kalau untuk so'al dunia internet, alhamdulillah, kampung-kampung juga sudah bisa akses, cuma yah namanya juga diluaran kota, mohon maaf rada-rada lemot.

Saya dilahirkan disebuah kampung di manonjaya tasikmalaya, 40 tahun yang lalu, dan kini orang tua saya, baik ayah ataupun ibu sudah tiada, ibu terlebih dulu meninggal pada tahun 2005, dan ayah meninggal 3 tahun kebelakang, tepatnya tahun 2016, namun ini sudah ketentuan dari yang maha kuasa, Alloh swt, jadi saya harus menerima taqdir itu, dan walaupun kedua orang tua saya sudah tiada, saya tetap hidup optimis menghadapi kehidupan yang penuh dengan luka liku ini, alhamdulillah saya anak kelima dari 9 bersaudara, bisa dibilang keluarga banyak, dan kesemuanya masih diberi umur sampai saat sekarang ini, dari 9 bersaudara, saya laki-laki bertujuh, dan dua orang perempuan kembar.

Awal saya ke pesantren


Sebetulnya saya tidak ada kepikiran untuk ke pesantren, karena dari sisi keturunan saya tidak ada silsilah kiai atau ajengan, ayah saya seorang kuli tetap, sementara ibu saya hanya seorang ibu rumah tangga biasa, namun taqdir berkehendak lain saya harus berada dipesantren. Dan semenjak saya usia 20 tahun, tepatnya pada tahun 1999, saya dengan keinginan sendiri pergi kepesantren untuk menimba ilmu di Pesantren Miftahul Khoer Pasirbatang Manonjaya Tasikmalaya Jawa Barat. yang alhamdulillah pendiri pesantrennya kala itu masih ada, yaitu almarhum almagfurlah KH.Muhammad Mahmud. ayahanda dari pimpinan pesantren saat ini yaitu, KH. Miftah Faried.walaupun saya ini bisa dibilang santri yang tidak seperti kebanyakan santri-santri yang lain, tidak pintar dan yang lainnya, namun alhamdulillah berkat orang tua yang pada saat itu masih ada, merekalah yang menjadi motivasi bagi saya untuk terus berada di pesantren, dan pada tanggal 30 juli 2008 saya ditikahkan dengan seorang perempuan asal kecamatan cineam tasikmalaya jawa barat, dan sampai saat ini saya masih tetap bersama, serta dikaruniai kebahagiaan tiga orang anak, (satu perempuan dan dua laki-laki). dan alhamdulillah sampai saat ini saya berada di lembaga almarhum mertua saya, melanjutkan lembaga yang walaupun kecil, tapi mudah-mudahan wasilah manfaatnya ilmu saya.

Kapan Saya Dimukimkan


Berangkat dari aturan kepesantrenan, pihak pesantren mempunyai tanggung jawab untuk menyebarkan seluruh alumninya diberbagai daerah, walaupun tidak seluruh alumni menjadi seorang kiai atau ustadz, namun pihak pesantren tetap harus tau keberadaan alumni, dan dititipkannya di masyarakat didaerah tersebut. Dan kalau tidak salah, pada bulan juli tahun 2011, saya sah dimukimkan oleh guru saya tercinta untuk mengamalkan ilmu melalui lembaga yang di bina oleh mertua saya.

Sekian dulu, semoga menjadi maklum, dan teima kasih.

Posting Komentar

0 Komentar

Geliat Pesantren Terpencil di Indonesia 2026